spalletti-konfirmasi-kedatangan-dalbert

Spalletti Konfirmasi Kedatangan Dalbert

Pelatih Luciano Spalletti mengkonfirmasi bahwa transfer Dalbert ke Inter Milan tinggal menunggu waktu untuk diresmikan.

Dalam beberapa hari terakhir, Inter Milan memang telah dikaitkan dengan bek asal Nice itu. Kabarnya, Nerazzurri memberikan proposal senilai 20 juta euro untuk Dalbert.

Meskipun Nice sempat membantah bahwa mereka melepas Dalbert ke Inter, namun Spalletti justru mengkonfirmasi bahwa transfer tersebut sedikit lagi rampung dan sang pemain diagendakan melakukan tes medis pada hari Selasa besok.

“Saya baru saja diberitahu bahwa ini sedang diselesaikan, tapi belum selesai,” ungkapnya.

“Saya percaya bahwa Dalbert akan tiba di Milan besok. Dia adalah pemain yang bisa membantu kami dan kami tak mendatangkan pemain untuk menyingkirkan orang lain, tapi mereka bisa berkontribusi pada tim,” sambungnya.

“Jangan anggap Yuto Nagatomo sudah keluar, karena dia pemain bagus, dia tahu apa yang harus dilakukan dan dalam beberapa hal itu adalah sempurna,” tandasnya.

bonaventura-ingin-milan-pertahankan-antusiasme

Bonaventura Ingin Milan Pertahankan Antusiasme

Gelandang AC Milan, Giacomo Bonaventura mengatakan bahwa timnya harus terus memiliki antusiasme seperti yang mereka tunjukkan saat mengalahkan Craiova di San Siro.

Pada pertandingan leg kedua kualifikasi ketiga Liga Europa tersebut, Rossoneri menang dua gol tanpa balas. Kemenangan ini membawa mereka lolos ke play off dengan agregat 3-0.

Bonaventura sendiri pada pertandingan tersebut mencetak gol pembuka kemenangan sebelum digandakan oleh Patrick Cutrone.

“Kami mengambil satu pertandingan dalam satu waktu. Itu adalah pertandingan yang bagus walaupun sangat panas. Tapi kami mampu langsung unggul dan terus memainkan bola,” ujarnya.

“Saya pikir kami harus mendapatkan antusiasme ini melalui penampilan dan keinginan kami untuk menang, memastikan San Siro dikemas untuk laga kandang,” sambungnya.

“Kami semua ingin membantu tim dan semua siap. Kelompok ini fantastis, semua orang bekerja dengan baik dan saya pikir pada akhir musim semua orang akan memberikan kontribusi mereka,” tandasnya.

patrik-schick-tak-marah-pada-juventus

Patrik Schick Tak Marah Pada Juventus

Penyerang Sampdoria, Patrik Schick memastikan bahwa dirinya sama sekali tak memiliki amarah kepada Juventus meskipun transfernya kolaps di tengah jalan.

Penyerang 21 tahun tersebut memang telah dikaitkan dengan Juventus pada musim panas ini, bahkan dia sempat menjalani tes medis untuk Juventus, setelah kedua pihak klub sepakat dengan nilai transfer sekitar 25 juta euro.

Namun transfer itu ambruk setelah hasil tes medis menunjukkan adanya sedikit masalah di jantung penyerang Republik Ceko tersebut.

Meskipun sang agen menegaskan bahwa masalah itu bukan masalah serius dan meyakinkan bahwa itu hanya efek dari kelelahan selama tampil di Euro U-21, namun Juventus dan Sampdoria akhirnya memutuskan untuk tak melanjutkan transfer tersebut.

“Apakah saya marah dengan Juventus? Tidak, tak ada kemarahan,” ujarnya kepada Sky Sport Italia.

Schick sendiri tengah pekan ini telah berlatih kembali dengan Sampdoria, meskipun dia baru berlatih terpisah dari rekan-rekannya.

kalah-terus-di-as-zidane-ingin-madrid-menang-setidaknya-sekali

Kalah Terus di AS, Zidane Ingin Madrid Menang Setidaknya Sekali

Zinedine Zidane berharap Real Madrid mengakhiri rentetan kekalahan yang mereka dapat pada tur pramusim mereka di Amerika Serikat. Bertanding tiga kali, Madrid selalu meraih kekalahan di pertandingan pramusim kali ini.

Madrid bermain imbang 1-1 melawan Manchester United namun kemudian kalah lewat adu penalti di Santa Clara, California. Mereka lalu digilas 1-4 oleh Manchester City di Los Angeles sebelum kemudian kalah di El Clasico di Miami. Zidane ingin Madrid menjalani laga terakhir di Amerika dengan kemenangan. Madrid memang masih akan bertanding melawan MLS All-Stars.

“Saya harap kami bisa pulang dengan kemenangan, tapi yang paling penting adalah mengakhiri tur kami di sini dengan baik. Kami sudah bekerja dengan baik dini sini, tak banyak mengalami cedera dan itu sangat penting. Kami tak punya banyak waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi laga resmi pada 8 Agustus nanti,” terang Zidane kepada ESPN.

Meski ingin meraih kemenangan, Zidane tidak akan memaksa menurunkan tim terbaiknya. Ia malah mengatakan bahwa ia akan memainkan para penggawa U-21 yang dibawanya ke tur kali ini.

“Kami ingin mengakhiri tur ini dengan bermain baik di laga nanti. Setelah itu kami akan pulang. Semua pemain akan saya beri waktu bermain dan para penggawa U-21 yang akan jadi starter. Mereka yang sudah sering bermain akan saya istirahatkan.”

matic-united-bisa-juara-premier-league

Matic: United Bisa Juara Premier League

Nemanja Matic yakin Manchester United bisa memenangkan trofi juara Premier League dan bersaing ketat di Liga Champions musim depan.

Matic baru saja resmi bergabung dengan United dari Chelsea, tim yang ia bawa menjuarai Premier League musim lalu. Ia memutuskan hengkang usai klub London mendatangkan Tiemoue Bakayoko dari Monaco.

Matic sudah memenangkan dua gelar Liga Inggris di tiga tahun terakhir dan ia percaya diri United memiliki kekuatan dan kedalaman skuat untuk bersaing di bursa juara Premier League dan Eropa musim ini.

“Saya kira kami bisa melakukan banyak hal. Saya yakin kami akan coba memenangkan Premier League dan Liga Champions, anda tak pernah tahu apa yang akan terjadi di Liga Champions,” tutur Matic menurut Goal International.

“Manchester adalah salah satu tim terbaik, pastinya. Akan sulit untuk membuat rencana sebelum musim dimulai, namun kami akan coba memenangkan semua pertandingan.”

“Kompetisi ini amat spesial. Mereka adalah klub terbaik di Eropa. Kami bangga ada di level yang sama dengan mereka.”

joao-mario-yakin-bisa-jadi-radja-nainggolan-nya-inter-milan

Joao Mario Yakin Bisa Jadi ‘Radja Nainggolan-nya Inter Milan’

Gelandang Inter Milan, Joao Mario mengatakan keyakinannya bahwa dia bisa berkembang menjadi gelandang yang lebih baik bersama pelatih Luciano Spalletti. Dia pun yakin bisa menjadi ‘Radja Nainggolan-nya Nerazzurri’.

Bukan rahasia lagi bila Spalletti disebut sangat ingin membawa mantan anak asuhnya di Roma, Radja Nainggolan ke Inter Milan musim panas ini. Namun keinginan tersebut tampaknya tak akan terwujud setelah Nainggolan menandatangani kontrak baru bersama Giallorossi.

Sadar bahwa Spalletti memiliki kemampuan untuk mengembangkan kualitas seorang gelandang, Joao Mario memiliki rencana untuk bisa menapaki jejak sukses Nainggolan di tangan Spalletti.

“Nainggolan dan Marek Hamsik adalah dua referensi nyata bagi saya, karena mereka membantu tim, menciptakan peluang dan juga mencetak gol. Saya perlu memperbaiki diri di depan gawang dan seharusnya saya mencetak gol lawan Chelsea juga,” ujarnya.

“Saya berharap dengan Spalletti, saya bisa meningkatkan kualitas untuk mencapai level mereka. Mengingat seberapa baik dia sudah membantu gelandang lain untuk berkembang, saya memiliki keyakinan,” sambungnya

“Tentu saja mereka sudah bermain bertahun-tahun di Serie A, dan saya baru dua tahun. Serie A liga yang sangat sulit dan taktis,” tandasnya.

tolak-nomor-10-bernardeschi-saya-masih-harus-buktikan-diri

Tolak Nomor 10, Bernardeschi: Saya Masih Harus Buktikan Diri

Federico Bernardeschi menjelaskan mengapa dirinya menolak untuk mengenakan jersey nomor 10 bersama Juventus untuk saat ini. Menurutnya, dia masih harus memberikan bukti bahwa dia pantas mengenakannya.

Pemain internasional Italia tersebut mengenakan jersey nomor 10 saat waktunya di Fiorentina. Kedatangannya ke Juventus sempat memunculkan spekulasi bahwa dia akan mengenakan nomor keramat itu saat dia diperkenalkan ke publik.

Dan kebetulan nomor 10 juga tengah tak bertuan sejak terakhir dikenakan Paul Pogba.

Dengan pemakai nomor 10 sebelumnya adalah nama-nama beken seperti Roberto Baggio, Alessandro Del Piero hingga Michel Platini, Bernardeschi tak merasa bahwa dia sudah siap untuk menjadi penerusnya.

“Ada banyak rasa hormat untuk jersey ini. Saya pikir itu benar seperti itu, dan saya pikir saya harus memberikan bukti bahwa saya pantas memakainya seperti yang saya buktikan di Florence,” paparnya.

“Jadi tahun ini adalah yang tepat untuk menunjukkannya pada klub, pelatih dan rekan setim saya bahwa saya bisa memakainya. Saya benar-benar menyukai nomor 10, dan bila itu untuk saya maka saya pasti sudah mengambilnya. Ini benar seperti ini, saya ulangi, saya harus buktikan saya pantas mengenakannya,” sambungnya.

Selain itu dijelaskan juga oleh Bernardeschi alasannya akhirnya memilih nomor 33 di Juventus untuk saat ini.

“Saya memilih 33 karena saya orang yang punya keyakinan, saya orang yang relijius (33 dikaitkan dengan janji Tuhan di filosofi kristen), jadi saya pikir itu maknanya,” tambahnya.

“Ini lebih berat! Juventus mewakili salah satu klub papan atas di dunia, satu dari empat atau lima klub papan atas di dunia. Ini mewakili sejarah, bagian dari sejarah sepakbola dunia,” sambungnya lagi.

“Ini adalah emosi yang hebat di sini dan saya ingin menghidupkan emosi ini dari awal sampai akhir. Saya selalu terkesan dengan satu hal: mentalitas yang selalu dimiliki dan selalu dimiliki Juventus selama ini. Mentalitas, ketabahan, keuletan dan tekad. Bila anda menghadapi Juventus sebagai lawan, anda tahu ini dan anda merasakannya di lapangan,” tandasnya.

dybala-barca-semua-tergantung-juventus

Dybala: Barca? Semua Tergantung Juventus

Paulo Dybala mengindikasikan bahwa ia siap bertahan di Juventus usai ada laporan yang mengatakan ia akan pindah ke Barcelona, namun menegaskan bahwa keputusan akan ada di tangan klub Turin.

Pemain Argentina disebut banyak orang sebagai sosok tepat untuk menggantikan Neymar, andai PSG memecahkan rekor transfer dunia untuk memboyong pemain Brasil dari Camp Nou.

Sosok 23 tahun menunjukkan aksi impresif sejak bergabung dari Palermo di 2015, memenangkan dua trofi Serie A dan membantu Juve masuk final Liga Champions musim lalu.

Dybala kemudian menegaskan ia akan bertahan di klub, setidaknya untuk sekarang.

“Saya bahagia di Juventus,” tutur Dybala di laman resmi klub.

“Saya baik-baik saya bersama Juventus, saya akan berlatih sebaik mungkin untuk mencatat musim yang hebat.”

“Jika memang ada tawaran yang masuk, klub akan memberitahu saya dan mereka akan bertanya apakah saya akan menerimanya atau tidak. Pertama itu akan tergantung pada klub, dan kemudian saya.”

Dybala terikat kontrak hingga 2022 mendatang di Turin.

koeman-belum-ada-tawaran-untuk-barkley

Koeman: Belum Ada Tawaran untuk Barkley

Bos Everton, Ronald Koeman, mengatakan bahwa hingga kini masih belum ada penawaran yang masuk untuk Ross Barkley.

Pria Belanda sebelumnya mengkonfirmasi bahwa Barkley sudah menolak kontrak anyar yang ditawarkan oleh The Toffees dan hal tersebut bakal membuat klub berusaha menjualnya di musim panas ini.

Ketika ditanya apakah Barkley 100 persen bakal meninggalkan Goodison Park, pria Belanda itu mengatakan di Goal International: “Ya, ya.”

Namun demikian, Koeman mengungkap bahwa hingga kini Everton masih belum menerima penawaran apapun untuk Barkley.

“Dari apa yang dengar dari manajemen saat ini adalah belum ada penawaran yang masuk untuk Ross,” lanjutnya.

Barkley dikabarkan sedang masuk dalam radar Swansea City, yang kabarnya akan segera kehilangan Gylfi Sigurdsson. Uniknya, pemain Islandia itu sempat ditawar Everton 45 juta pounds, namun akhirnya ditolak oleh kubu The Swans.

Barkley, yang bergabung dengan akademi Everton di usia 11, membuat debut senior melawan QPR di 2011 sebelum mencetak gol perdananya untuk klub ke gawang Norwich City di 2013.

Ia tercatat sudah membuat lebih dari 170 penampilan di semua kompetisi untuk Everton dan mencetak 27 gol.

danilo-yakin-city-bisa-taklukkan-eropa

Danilo Yakin City Bisa Taklukkan Eropa

Danilo mengaku yakin Manchester City memiliki potensi besar untuk memenangkan Liga Champions di masa depan.

Bek Brasil merupakan bagian dari skuat Real Madrid yang memenangkan dua trofi Liga Champions beruntun, dan ia yakin bahwa klub anyarnya memiliki apa yang dibutuhkan untuk menaklukkan kompetisi kasta tertinggi antarklub Eropa.

Menurut Danilo, itulah salah satu alasannya bergabung dengan City. Sebelumnya, mantan pemain Porto itu memang sempat dikaitkan dengan tim-tim seperti Chelsea dan Juventus, sebelum ia akhirnya meninggalkan Bernabeu dan berlabuh di Etihad.

“Saya tidak ragu kami bisa memenangkan Liga Champions,” tutur Danilo menurut Goal International.

“Itulah mengapa saya memilih tim ini. Dari semua tim yang sudah pernah saya bela sepanjang karir, semuanya selalu memiliki target yang sama.”

“Saya akan mencoba untuk beradaptasi secepat mungkin. Saya bisa melihat potensi tim ini dan saya akan mencoba melakukan yang terbaik.”